Penderitaan merupakan realita kehidupan manusia di dunia yang tidak
dapat dielakan. Orang yang bahagia juga harus siap menghadapi tantangan
hidup bila tidak yang muncul penderitaan. Dan orang yang menghadapi
cobaan yang bertubi-tubi harus berpengharapan baik akan mendapatkan
kebahagian. Karena penderitaan dapat menjadi energi untuk bangkit
berjuang mendapatkan kebahagian yang lalu maupun yang akan datang.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam manusia dapat mengambil hikmah
dari suatu penderitaan yang dialami namun adapula akibat penderitaan
menyebabkan kegelapan dalam kehidupan.
Sehingga penderitaan merupakan hal yang bermanfaat apabila manusia
dapat mengambil hikmah dari penderitaan yang dialami. Adapun orang yang
berlarut-larut dalam penderitaan adalah orang yang rugi karena tidak
melapaskan diri dari penderitaan dan tidak mengambil hikmak dan
pelajaran yang didapat dari penderitaan yang dialami.
Penderitaan juga dapat “menular” dari seseorang kepada orang lain.
Misal empati dari sanak-saudara untuk membantu melepaskan penderitaan.
Atau sekedar simpati dari orang lain untuk mengambil pelajaran dan
perenungan.
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini.
Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau
menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan
tak pernah terikat dengan penderitaan.
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan
keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan
pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk
kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran
rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan
mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah
melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu
di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan
kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya
menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya
naluri namun juga nurani.
Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia
tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya
dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang
kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit
jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya.
Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan.
Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa
sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya
memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia,
namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu
kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada
penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang
muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar
kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya. Namun bila manusia
tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada
pederitaan di akhirat.
Contoh : Penderitaan manusia yang dapat diambil hikmahnya diantaranya tokoh
filsafat ekistensialisme Kierkegaard (1813-1855) seorang filsafat asal
Denmark yang sebelum menjadi filsafat besar, sejak masa kecil banyak
mengalami penderitaan. Penderitaan yang menimpanya, selain melankoli
karena ayahnya yang pernah mengutuk Tuhan dan berbuat dosa melakukan
hubungan badan sebelum menikah dengan ibunya, juga kematian delapan
orang anggota keluarganya, termaksud ibunya, selama dua tahun
berturut-turut. Peristiwa ini menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi
Soren Kierkegaard, dan ia menafsirkan peristiwa ini sebagai kutukan
Tuhan akibat perbuatan ayahnya. Keadaan demikian, sebelum Kierkegaard
muncul sebagai filsuf, menyebabkan dia mencari jalan membebaskan diri
(kompensasi) dari cengkraman derita dengan jalan mabuk-mabukan. Karena
derita yang tak kunjung padam, Kierkegaard mencoba mencari “hubungan”
dengan Tuhannya, bersamaan dengan keterbukaan hati ayahnya dari
melankoli. Akhirnya ia menemukan dirinya sebagai seorang filsuf
eksistensial yang besar.
Sumber :
https://arfanart.wordpress.com/2012/06/13/manusia-dan-penderitaan/
Minggu, 30 Oktober 2016
Hubungan Manusia Dengan Cinta Kasih
Cinta Kasih
Cinta
adalah curahan rasa peduli dari hati yang dimiliki setiap manusia
terhadap apa yang membuat diri mereka nyaman terhadap sesama manusia dan
mahluk lainnya. Cinta itu timbul karena adanya ketertarikan antara satu
sama lain. Sedangkan kasih adalah rasa sayang terhadap sesama. jadi
cinta kasih adalah rasa kepedulian manusia terhadap sesamanya maupun
mahluk lain sehingga menimbulkan rasa kasih sayang.
Kasih Sayang
Kasih
sayang adalah rasa peduli terhadap apa yang disayangi. Contohnya adalah
satu pasangan yang saling mencintai dan menimbulkan rasa ketergantungan
antara satu sama lainya. Hal tersebut lah yang dinamakan cinta. Jadi
cinta itu berawal dari kasih sayang.
Dalam
garis besar, bukan hanya manusia saja yang mempunyai rasa kasih sayang.
Melainkan mahluk lain seperti binatang, saya ambil contoh induk beruang
kutub dengan anak-anaknya. Beruang adalah salah satu binatang buas, dan
beruang itu tidak akan memakan anaknya sendiri.
Hal
tersebut dikarenakan rasa kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, dari
fakta tersebut dapat dibuktikan bahwa binatang sebuas apa pun tidak
akan mampu untuk membunuh anaknya sendiri.
Jika
dikaitkan oleh manusia pada zaman ini sangatlah berbeda jauh, banyak
manusia yang tega melakukan aborsi, membunuh anak bayi yang masih kecil
dikarenakan hasil dari hubungan gelap. Dapat ditarik kesimpulan bahwa
manusia yang tega untuk membunuh bayinya sendiri ialah lebih buas dari
binatang.
Kemesraan
Kemesraan
adalah bentuk dari rasa kasih sayang seseorang terhadap mahluk lain,
misal manusia, binatang peliharaan, dsb. Kemesraan juga memiliki bentuk
atau curahan kepada manusia yang satu dengan yang lainnya, yang secara
spontan dilakukan karena adanya dorongan didalam Hati setiap individu
manusia tsb. Biasanya bentuk kemesraan itu digambarkan dengan mencium
maupun memeluk kerabat, teman, pacar, dan orang tua.
Pemujaan
Pemujaan
adalah salah satu wujud cinta dan terimakasih kepada Tuhan sang maha
pencipta alam semesta. Tanpa kuasanya kita takkan bisa ada seperti
sekarang ini. Salah satu wujud terimakasih manusia terhadap Tuhan ialah
beribadah kepadanya. Contoh dalam agama islam salah satu wujud cinta
kepada tuhan ialah beribadah melaksanakan sholat 5 waktu. Beribadah
adalah salah satu cara manusia berkomunikasi terhadap penciptanya. Dalam
beribadah juga bertujuan untuk memohon ampun atas segala dosa yang
manusia itu pernah perbuat, meminta rizki, berterimakasih dll, sebagai
ungkapan puji syukur manusia terhadap penciptanya.
Belas Kasih
Belas
kasih merupakan wujud dari sikap empati dan simpati manusia, yang
didasarkan pada rasa kepedulian dan kasih sayang terhadap manusia lain
yang dikenal maupun tidak. Wujud empati dan simpati tersebut muncul
dikarenakan rasa emosional manusia meningkat sehingga ingin melakukan
sesuatu pada apa yang ia lihat terhadap orang lain tersebut. Contohnya
adalah manusia yang serba kekurangan dari hal materi, kelainan pada
organ tubuh manusia tersebut, dan sejenis manusia yang memerlukan
bantuan dari orang lain yang mampu untuk menolongnya. Dari hal
tersebutlah emosional manusia terpacu untuk melakukan sebuah tindakan
demi membantu orang yang membutuhkan pertolongan tersebut, entah ia
harus membantu dengan hartanya maupun tenaganya jika diperlukan.
Study
Kasus : dapat saya simpulkan pada kejadian nyata manusia mempunyai rasa
kasih sayang, tetapi dari segelintir orang menyianyiakan perasaan itu
hanya demi kepuasan dirinya sendiri. Saya beri contoh seperti postingan
saya diatas adalah, anak muda zaman sekarang karena dampaknya era
globalisasi sekarang ini, melakukan hubungan intim atau dikenal dengan
seks, pada pasangannya sendiri. Tetapi ketika sudah melakukan dan mereka
mendapatkan hasil, yaitu buah dari hubungan seks mereka adalah munculah
janin. Seharusnya janin tersebut mereka berdua rawat hingga tumbuh
besar, tetapi mereka malah menggugurkannya.
Contoh : Manusia dan cinta kasih yang akan disampaikan adalah tentang seorang
anak yang memiliki seorang Ibu yang kejam tanpa seorang Ayah, seperti yang kita
tahu keluarga yang utuh bisa tercipta karna ada Ayah, Ibu, dan Anak. Anak yang
di lahirkan tanpa seorang Ayah akan merasa kurang kasih sayang dan cinta dari
seorang Ayah bahkan tidak dapat merasakannya,
apalagi ibu yang melahikan tidak memberikan perhatian yang layak sebagai
seorang anak, anak tersebut akan lebih cenderung ke hal-hal yang negatif
seperti menjadi anak yang nakal, keras kepala, dan pemberontak. Hal ini juga
dapat merugikan orang lain karna dia dapat melukai perasaan orang lain dengan
sikapnya. Sehingga dia juga tidak peduli bahkan tidak peka akan cinta, kasih
sayang dan perhatian.
Dalam
hal ini tanggung jawab sangat berperan besar dalam hubungan manusia dengan
cinta kasih karna setiap manusia membutuhkan cinta kasih dari seorang Ibu yang
melahirkan anaknya dan membutuhkan perhatian serta dukungan moal dari seorang
ibu.
Jadi,
dari kejadian di atas kita dapat menganalisis bahwa cinta dan kasih sangat
berperan penting dalam perkembangan seorang anak dan pembentukan kepribadian
seseorang.
Sumber :
http://genius-gamers.blogspot.co.id/2012/03/manusia-dan-cinta-kasih.html
http://inipunyasella.blogspot.co.id/2015/04/contoh-studi-kasus-manusia-dan-cinta.html
Hubungan Manusia Dengan Keindahan
Pengertian manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Manusia setiap waktu memperindah diri, pakaian, rumah, kendaraan dan sebagainya agar segalanya tampak mempesona dan menyenangkan bagi yang melihatnya. Semua ini menunjukkan betapa manusia sangat gandrung dan mencintai keindahan. Seolah-olah keindahan termasuk konsumsi vital bagi indera manusia. Tampaknya kerelaan orang mengeluarkan dana yang relatif banyak untuk keindahan dan menguras tenaga serta harta untuk menikmatinya, seperti bertamasya ke tempat yang jauh bahkan berbahaya, hal ini semakin mengesankan betapa besar fungsi dan arti keindahan bagi seseorang. Agaknya semakin tinggi pengetahuan, kian besar perhatian dan minat untuk menghargai keindahan dan juga semakin selektif untuk menilai dan apa yang harus dikeluarkan untuk menghargainya, dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang yang dapat menghayati keindahan.
Pengertian keindahan itu sendiri :
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman “keindahan” sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau “keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
Kata benda Yunani klasik untuk “keindahan ” adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk “indah” itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti “jam.” Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan “berada di jam (waktu) yang sepatutnya.
Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk “muda” dan “usia matang.
Hubungan manusia dan keindahan itu sendiri :
Hubungan manusia dan keindahan adalah karena manusia memiliki lima komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia tesebut dilahirkan. Ke-lima komponen tersebut adalah nafsu, akal, hati, ruh, dan sirri (rahasia ilahi). Dengan modal yang telah diberikan kepada manusia itulah (nafsu, akal dan hati) akhirnya manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal, manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan (walaupun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengn akal pikiran manusia melakukan kontemplasi komprehensif guna mencari niolai-nilai, makna, manfaat, dan tujuan dari suatu penciptaan yang endingnya pada kepuasan, dimana kepuasan ini juga merupakan salah satu indikator dari keindahan.
Akal dan budi merupakan kekayaan manusia tidak dirniliki oleh makhluk lain. Oleh akal dan budi manusia memiliki kehendak atau keinginan pada manusia ini tentu saja berbeda dengan “kehendak atau keinginan” pada hewan karena keduanya timbul dari sumber yang berbeda. Kehendak atau keinginan pada manusia bersumber dari akal dan budi, sedangkan kehendak atau keinginan pada hewan bersumber dari naluri.
Sesuai dengan sifat kehidupan yang menjasmani dan merohani, maka kehendak atau keinginan manusia itu pun bersifat demikian. Jumlahnya tak terbatas. Tetapi jika dilihat dari tujuannya, satu hal sudah pasti yakni untukmenciptakan kehidupan yang menyenangkan, yang memuaskan hatinya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa “yang mampu menyenangkan atau memuaskan hati setiap manusia itu tidak lain hanyalah sesuatu yang “baik”, yang “indah”. Maka “keindahan pada hakikatnya merupakan dambaan setiap manusia; karena dengan keindahan tu itu manusia merasakan nyaman hidupnya. Melalui suasana . keindahan itu perasaan “(ke) manusia (annya)” tidak terganggu.
Dengan adanya keinginan-keinginan tersebut, manusia menggunakan nafsunya untuk mendorong hasrat atau keinginan yang dipikirkan atau direnungkan oleh sang akal tadi agar bisa terrealisasikan. Ditambah lagi dengan anugrah yang diberikan-Nya kepada kita (manusia) yakni berupa hati, dimana dengan hati ini manusia dapat merasakan adanya keindahan, oleh karena itu manusia memiliki sensibilitas esthetis.
Selain itu manusia memang secara hakikat membutuhkan keindahan guna kesempurnaan pribadinya. Tanpa estetika manusia tidak akan sempurna, Karena salah satu unsur dari kehidupan adalah estetika. Sedang manusia adalah mahluk hidup, jadi dia sangat memerlukan estetika ini.
Contoh : Manusia sangat senang mengunjungi tempat-tempat yang memiliki keindahan tinggi, seperti laut, pantai, pegunungan, dsb. Manusia juga sangat senang untuk memiliki benda-benda yang menurutnya atau dilihatnya indah, seperti bunga (khususnya wanita).
Sumber :
http://blog.uin-malang.ac.id/gudangmakalah/2011/06/17/manusia-dan-keindahan/
https://fatimachitra.wordpress.com/2013/04/17/hubungan-manusia-dan-keindahan/
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Manusia setiap waktu memperindah diri, pakaian, rumah, kendaraan dan sebagainya agar segalanya tampak mempesona dan menyenangkan bagi yang melihatnya. Semua ini menunjukkan betapa manusia sangat gandrung dan mencintai keindahan. Seolah-olah keindahan termasuk konsumsi vital bagi indera manusia. Tampaknya kerelaan orang mengeluarkan dana yang relatif banyak untuk keindahan dan menguras tenaga serta harta untuk menikmatinya, seperti bertamasya ke tempat yang jauh bahkan berbahaya, hal ini semakin mengesankan betapa besar fungsi dan arti keindahan bagi seseorang. Agaknya semakin tinggi pengetahuan, kian besar perhatian dan minat untuk menghargai keindahan dan juga semakin selektif untuk menilai dan apa yang harus dikeluarkan untuk menghargainya, dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang yang dapat menghayati keindahan.
Pengertian keindahan itu sendiri :
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman “keindahan” sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau “keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
Kata benda Yunani klasik untuk “keindahan ” adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk “indah” itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti “jam.” Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan “berada di jam (waktu) yang sepatutnya.
Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk “muda” dan “usia matang.
Hubungan manusia dan keindahan itu sendiri :
Hubungan manusia dan keindahan adalah karena manusia memiliki lima komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia tesebut dilahirkan. Ke-lima komponen tersebut adalah nafsu, akal, hati, ruh, dan sirri (rahasia ilahi). Dengan modal yang telah diberikan kepada manusia itulah (nafsu, akal dan hati) akhirnya manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal, manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan (walaupun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengn akal pikiran manusia melakukan kontemplasi komprehensif guna mencari niolai-nilai, makna, manfaat, dan tujuan dari suatu penciptaan yang endingnya pada kepuasan, dimana kepuasan ini juga merupakan salah satu indikator dari keindahan.
Akal dan budi merupakan kekayaan manusia tidak dirniliki oleh makhluk lain. Oleh akal dan budi manusia memiliki kehendak atau keinginan pada manusia ini tentu saja berbeda dengan “kehendak atau keinginan” pada hewan karena keduanya timbul dari sumber yang berbeda. Kehendak atau keinginan pada manusia bersumber dari akal dan budi, sedangkan kehendak atau keinginan pada hewan bersumber dari naluri.
Sesuai dengan sifat kehidupan yang menjasmani dan merohani, maka kehendak atau keinginan manusia itu pun bersifat demikian. Jumlahnya tak terbatas. Tetapi jika dilihat dari tujuannya, satu hal sudah pasti yakni untukmenciptakan kehidupan yang menyenangkan, yang memuaskan hatinya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa “yang mampu menyenangkan atau memuaskan hati setiap manusia itu tidak lain hanyalah sesuatu yang “baik”, yang “indah”. Maka “keindahan pada hakikatnya merupakan dambaan setiap manusia; karena dengan keindahan tu itu manusia merasakan nyaman hidupnya. Melalui suasana . keindahan itu perasaan “(ke) manusia (annya)” tidak terganggu.
Dengan adanya keinginan-keinginan tersebut, manusia menggunakan nafsunya untuk mendorong hasrat atau keinginan yang dipikirkan atau direnungkan oleh sang akal tadi agar bisa terrealisasikan. Ditambah lagi dengan anugrah yang diberikan-Nya kepada kita (manusia) yakni berupa hati, dimana dengan hati ini manusia dapat merasakan adanya keindahan, oleh karena itu manusia memiliki sensibilitas esthetis.
Selain itu manusia memang secara hakikat membutuhkan keindahan guna kesempurnaan pribadinya. Tanpa estetika manusia tidak akan sempurna, Karena salah satu unsur dari kehidupan adalah estetika. Sedang manusia adalah mahluk hidup, jadi dia sangat memerlukan estetika ini.
Contoh : Manusia sangat senang mengunjungi tempat-tempat yang memiliki keindahan tinggi, seperti laut, pantai, pegunungan, dsb. Manusia juga sangat senang untuk memiliki benda-benda yang menurutnya atau dilihatnya indah, seperti bunga (khususnya wanita).
Sumber :
http://blog.uin-malang.ac.id/gudangmakalah/2011/06/17/manusia-dan-keindahan/
https://fatimachitra.wordpress.com/2013/04/17/hubungan-manusia-dan-keindahan/
Manusia dan Keindahan
Keindahan
Kata Keindahan merupakan sebuah kata yang bersifat sangat universal.
Kita bisa memakai kata indah pada benda, sifat atau yang lain nya.
Keindahan memiliki hubungan identik dengan kebenaran. Keindahan
merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.
Apakah Keindahan itu ?
Sangat sulit untuk menyatakan apakah keindahan dalam bentuk sebuah
kalimat. Keindahan merupakan suatu konsep abstrak. Karena keindahan baru
jelas kalau dapat dilihat pada suatu yang berwujud atau karya. Dapat di
bilang keindahan itu adalah sesuatu yang dapat dinikmati.
Manusia harus membedakan keindahan pada benda abstrak dan pada benda
yang indah. Dapat di bedakan pada bahasa inggris “Beauty” (keindahan)
dan “The Beautiful” (Benda atau hal indah).
Ada Juga perbedaan menurut luasnya pengertian :
a.Keindahan dalam arti luas
b.Keindahan dalam arti estetis murni
c.Keindahan dalam arti terbatas
-Keindahan dalam arti luas
Awal nya dari bangsa Yunani yang dulu juga di cakup pula kebaikan.
Contoh Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah yang berarti
seseorang yang memiliki watak yang baik.
Aristoteles merumuskan keindahan adalah sesuatu yang selain baik juga
menyenangkan bagi orang yang menikmati atau melihat nya. Tapi bangsa
Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya
“symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk
keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan
seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan
moral dan keindahan intelektual.
Sedangkan Keindahan dalam arti estetik murni adalah dari sebuah
pengalaman orang dalam hubungan nya dengan segala benda di sekitar nya.
Hanya menyangkut benda-benda yang bisa dapat dilihat yakni bentuk dan
warna.
Nilai Estetik
The Liang gie menjelaskan bahwa keindahan merupakan salah satu jenis
nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercukup dalam
pengertian keindahan disebut nilai estetik.
Nilai juga di bedakan menjadi nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau
nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi yang paling penting
adalah nilai instrinsik dan nilai ekstrinsik. Nilai Ekstrinsik merupakan
nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai Instrinsik
merupakan sifat baik dari benda yang bersangkutan. Contoh :
Puisi. Puisi terdiri dari bahasa, diksi baris, sajak, irama. Itu di
sebut nilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang di sampaikan kepada pembaca
puisi itu di sebut nilai instrinsik
Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
Sebab manusia menciptakan keindahan mungkin karena Tata nilai yang telah
usang dan manusia berusaha membuat nilai-nilai yang lebih baru.
Kemerosotan Zaman, Penderitaan Manusia dan Keagungan Tuhan.
Renungan
Renungan arti nya adalah diam-diam memikirkan sesuatu. Renungan adalah
hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori
antara lain
-Teori Pengungkapan
Dalil teori ini “arts is an expresition of human feeling” Teori ini
terutama berhubungan dengan apa yang di alami oleh seniman saat
menciptakan karya. Tokoh teori ini yang paling terkenal adalah Benedeto
Croce yang menyatakan “Seni adalah pengungkapan, ekspresi adalah sama
dengan intuisi, dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang di peroleh
melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan images”
-Teori Metafisik
Teori seni ini merupakan contoh teori yang tertua. Berasal dari Plato
yang karya-karya nya untuk sebagian membahas estetik filsafat.
-Teori Psikologis
Teori ini berasal dari ahli estetik dalam abad modern menelaah
teori-teori seni dan hubungan karya seni dan alam pikiran pencipta nya
dengan mempergunakan metode-metode psikologis.
Berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa ide-ide atau keinginan
membuat sebuah karya itu adalah keinginan tersendiri untuk para seniman.
Sedangkan hasil karya itu adalah bentuk jadi dari keinginan-keinginan
sebelum nya.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Manusia dan Keindahan
Keindahan
Kata Keindahan merupakan sebuah kata yang bersifat sangat universal.
Kita bisa memakai kata indah pada benda, sifat atau yang lain nya.
Keindahan memiliki hubungan identik dengan kebenaran. Keindahan
merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.
Apakah Keindahan itu ?
Sangat sulit untuk menyatakan apakah keindahan dalam bentuk sebuah
kalimat. Keindahan merupakan suatu konsep abstrak. Karena keindahan baru
jelas kalau dapat dilihat pada suatu yang berwujud atau karya. Dapat di
bilang keindahan itu adalah sesuatu yang dapat dinikmati.
Manusia harus membedakan keindahan pada benda abstrak dan pada benda
yang indah. Dapat di bedakan pada bahasa inggris “Beauty” (keindahan)
dan “The Beautiful” (Benda atau hal indah).
Ada Juga perbedaan menurut luasnya pengertian :
a.Keindahan dalam arti luas
b.Keindahan dalam arti estetis murni
c.Keindahan dalam arti terbatas
-Keindahan dalam arti luas
Awal nya dari bangsa Yunani yang dulu juga di cakup pula kebaikan.
Contoh Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah yang berarti
seseorang yang memiliki watak yang baik.
Aristoteles merumuskan keindahan adalah sesuatu yang selain baik juga
menyenangkan bagi orang yang menikmati atau melihat nya. Tapi bangsa
Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya
“symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk
keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan
seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan
moral dan keindahan intelektual.
Sedangkan Keindahan dalam arti estetik murni adalah dari sebuah
pengalaman orang dalam hubungan nya dengan segala benda di sekitar nya.
Hanya menyangkut benda-benda yang bisa dapat dilihat yakni bentuk dan
warna.
Nilai Estetik
The Liang gie menjelaskan bahwa keindahan merupakan salah satu jenis
nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercukup dalam
pengertian keindahan disebut nilai estetik.
Nilai juga di bedakan menjadi nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau
nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi yang paling penting
adalah nilai instrinsik dan nilai ekstrinsik. Nilai Ekstrinsik merupakan
nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai Instrinsik
merupakan sifat baik dari benda yang bersangkutan. Contoh :
Puisi. Puisi terdiri dari bahasa, diksi baris, sajak, irama. Itu di
sebut nilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang di sampaikan kepada pembaca
puisi itu di sebut nilai instrinsik
Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
Sebab manusia menciptakan keindahan mungkin karena Tata nilai yang telah
usang dan manusia berusaha membuat nilai-nilai yang lebih baru.
Kemerosotan Zaman, Penderitaan Manusia dan Keagungan Tuhan.
Renungan
Renungan arti nya adalah diam-diam memikirkan sesuatu. Renungan adalah
hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori
antara lain
-Teori Pengungkapan
Dalil teori ini “arts is an expresition of human feeling” Teori ini
terutama berhubungan dengan apa yang di alami oleh seniman saat
menciptakan karya. Tokoh teori ini yang paling terkenal adalah Benedeto
Croce yang menyatakan “Seni adalah pengungkapan, ekspresi adalah sama
dengan intuisi, dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang di peroleh
melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan images”
-Teori Metafisik
Teori seni ini merupakan contoh teori yang tertua. Berasal dari Plato
yang karya-karya nya untuk sebagian membahas estetik filsafat.
-Teori Psikologis
Teori ini berasal dari ahli estetik dalam abad modern menelaah
teori-teori seni dan hubungan karya seni dan alam pikiran pencipta nya
dengan mempergunakan metode-metode psikologis.
Berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa ide-ide atau keinginan
membuat sebuah karya itu adalah keinginan tersendiri untuk para seniman.
Sedangkan hasil karya itu adalah bentuk jadi dari keinginan-keinginan
sebelum nya.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Manusia dan Keindahan
Keindahan
Kata Keindahan merupakan sebuah kata yang bersifat sangat universal.
Kita bisa memakai kata indah pada benda, sifat atau yang lain nya.
Keindahan memiliki hubungan identik dengan kebenaran. Keindahan
merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.
Apakah Keindahan itu ?
Sangat sulit untuk menyatakan apakah keindahan dalam bentuk sebuah
kalimat. Keindahan merupakan suatu konsep abstrak. Karena keindahan baru
jelas kalau dapat dilihat pada suatu yang berwujud atau karya. Dapat di
bilang keindahan itu adalah sesuatu yang dapat dinikmati.
Manusia harus membedakan keindahan pada benda abstrak dan pada benda
yang indah. Dapat di bedakan pada bahasa inggris “Beauty” (keindahan)
dan “The Beautiful” (Benda atau hal indah).
Ada Juga perbedaan menurut luasnya pengertian :
a.Keindahan dalam arti luas
b.Keindahan dalam arti estetis murni
c.Keindahan dalam arti terbatas
-Keindahan dalam arti luas
Awal nya dari bangsa Yunani yang dulu juga di cakup pula kebaikan.
Contoh Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah yang berarti
seseorang yang memiliki watak yang baik.
Aristoteles merumuskan keindahan adalah sesuatu yang selain baik juga
menyenangkan bagi orang yang menikmati atau melihat nya. Tapi bangsa
Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya
“symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk
keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan
seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan
moral dan keindahan intelektual.
Sedangkan Keindahan dalam arti estetik murni adalah dari sebuah
pengalaman orang dalam hubungan nya dengan segala benda di sekitar nya.
Hanya menyangkut benda-benda yang bisa dapat dilihat yakni bentuk dan
warna.
Nilai Estetik
The Liang gie menjelaskan bahwa keindahan merupakan salah satu jenis
nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercukup dalam
pengertian keindahan disebut nilai estetik.
Nilai juga di bedakan menjadi nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau
nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi yang paling penting
adalah nilai instrinsik dan nilai ekstrinsik. Nilai Ekstrinsik merupakan
nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai Instrinsik
merupakan sifat baik dari benda yang bersangkutan. Contoh :
Puisi. Puisi terdiri dari bahasa, diksi baris, sajak, irama. Itu di
sebut nilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang di sampaikan kepada pembaca
puisi itu di sebut nilai instrinsik
Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
Sebab manusia menciptakan keindahan mungkin karena Tata nilai yang telah
usang dan manusia berusaha membuat nilai-nilai yang lebih baru.
Kemerosotan Zaman, Penderitaan Manusia dan Keagungan Tuhan.
Renungan
Renungan arti nya adalah diam-diam memikirkan sesuatu. Renungan adalah
hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori
antara lain
-Teori Pengungkapan
Dalil teori ini “arts is an expresition of human feeling” Teori ini
terutama berhubungan dengan apa yang di alami oleh seniman saat
menciptakan karya. Tokoh teori ini yang paling terkenal adalah Benedeto
Croce yang menyatakan “Seni adalah pengungkapan, ekspresi adalah sama
dengan intuisi, dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang di peroleh
melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan images”
-Teori Metafisik
Teori seni ini merupakan contoh teori yang tertua. Berasal dari Plato
yang karya-karya nya untuk sebagian membahas estetik filsafat.
-Teori Psikologis
Teori ini berasal dari ahli estetik dalam abad modern menelaah
teori-teori seni dan hubungan karya seni dan alam pikiran pencipta nya
dengan mempergunakan metode-metode psikologis.
Berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa ide-ide atau keinginan
membuat sebuah karya itu adalah keinginan tersendiri untuk para seniman.
Sedangkan hasil karya itu adalah bentuk jadi dari keinginan-keinginan
sebelum nya.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/syahrian/manusia-dan-keindahan_551ff83f813311611e9dfb48
Rabu, 26 Oktober 2016
Hubungan Manusia Dan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum
tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah
manusia dan kebudayaan.
Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam
keseharian dan budaya bangsa. Istilah Humanities yang berasal dari
bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya dan halus. Hal ini tentunya
sangat baik jika kita pelajari, karena kita akan mendapatkan ciri dari
manusia yang baik dalam bermasyarakat. Istilah Humanities berkaitan
dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teknologi, seni dan
cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari
semua itu intinya adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
Hampir disetiap zaman, seni termasuk sastra memegang peranan yang lebih
penting dalam Basic Humanities. Ini terjadi karena seni merupakan
ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai
kemanusiaan seperti yang terdapat dalam filsafat atau agama.
Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
Istilah Prosa biasanya kita kenal dengan fiksi dan tidak jarang sering diartikan sebagai cerita rekaan, prosa cerita dan juga sebagai cerita. Di dalam kesusastraan bahasa Indonesia kita. ada dua macam prosa yaitu :
Ø Prosa Lama :
1. Dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita pelipur lara
Ø Prosa Baru :
1. Cerita pendek
2. Roman/Novel
3. Biografi
4. Kisah
5. Otobiografi
Contoh Kasus :
Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
Selain memiliki hubungan dengan bahasa, prosa juga berhubungan erat dengan budaya. Karena prosa sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan atau kisah yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan melalui daya imajinasi atau khayalan si penulis. Istilah cerita rekaan contohnya seperti roman, novel atau cerita pendek.
Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi
Puisi adalah sesuatu yang kita kenal dengan rangkaian kata-kata indah yang penuh makna didalamnya, apalagi jika kita benar-benar meresapi dalam membacanya. Puisi termasuk dalam seni sastra, sedangkan sastra merupakan bagian dari kesenian, dan kesenian itu sendiri merupakan bagia Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi.
Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi
ungkapan-ungkapan, ide, atau problem sosial yang tidak bisa diungkapkan secara langsung kepada oranglain secara tersurat tetapi diungkapkan secara tersirat melalui puisi, karna puisi memakai kata-kata yang tidak biasa. Puisi penderitaan,puisi perjuangan,dan masih banyak lagi yang mengutamakan kemanusiaan.
Yang saya dapat dalam materi hari ini adalah, adanya hubungan antara manusia dan kesusastraan yaitu, bahasa (sastra) sebagai persatuan antara suku suku di Indonesia. adapun peran yang besar yang terdapat di dalam suatu komunikasi antara individu satu dengan lainnya.
Sumber :
https://benneprakesa.wordpress.com/2014/02/08/ringkasan-tentang-hubungan-antara-manusia-dengan-kesusastraan/
Hubungan Manusia Dengan Kebudayaan.
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa
dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang
paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan
melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan
sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh
Yang Maha Kuasa.
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia
Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
2) Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
3) Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
4) Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
5) Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.
Contoh Kasus :
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia
Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.
- Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
2) Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
3) Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
4) Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
5) Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.
Contoh Kasus :
BEIJING, KOMPAS.com
--Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) akan menggelar konser kolosal 10 ribu angklung di Beijing, akhir Mei 2013.Ketua
Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT), Bondan Gunawan
di Beijing, Kamis, mengatakan konser kolosal 10 ribu angklung ini
merupakan salah satu bentuk diplomasi budaya untuk mempererat hubungan
antarmasyarakat Indonesia dan China.
"Diplomasi itu aspeknya banyak, ada antarpemerintah, antarpelaku bisnis, dan antarmasyarakat. Diplomasi antarmasyarakat terdiri atas bidang budaya, olahraga dan ilmu pengetahuan. Konser kolosal angklung ini merupakan bentuk diplomasi budaya," katanya menjelaskan.
Bondan mengatakan gagasan untuk menggelar konser kolosal 10 ribu angklung telah dimulai sejak satu hingga dua tahun lalu.
"Konser akan digelar di lapangan terbuka, dan dimainkan oleh 10 ribu orang yang sebagian besar adalah pelajar, mahasiswa serta warga masyarakat China," ungkap Bondan.
Namun, ada pula yang berasal dari masyarakat keturunan Tionghoa dari Kalimantan, Surabaya sekitar 500 orang yang akan bergabung dalam konser kolosal 10 ribu angklung tersebut, lanjutnya.
Konser kolosal 10 ribu angklung juga akan dicatatkan pada Guiness Book of Records. "Sebelumnya telah ada konser kolosal 5.000 angklung yang digelar perwakilan Indonesia di Amerika Serikat pada 2011," kata Bondan.
Direktur Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat mengatakan konser kolosal 10 ribu angklung ini merupakan bentuk pelestarian alat musik bambu khas Indonesia yang telah tercatat sebagai salah satu warisan budaya dunia "The Intangible Heritages" UNESCO.
"Syarat untuk dapat bertahan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO adalah warisan budaya dimaksud harus terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan. Jika upaya itu tidak dapat kita lakukan terus menerus, angklung bisa dicabut statusnya sebagai warisan budaya dunia. Maka itu, kita terus berupaya agar angklung tetap terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan ," katanya.
Dalam konser kolosal angklung di Beijing Mei mendatang selain mengerahkan 10 ribu angklung, Saung Angklung Udjo juga mengirimkan 40 orang untuk ikut terlibat.
"Selama konser kolosal angklung itu, akan dilantunkan enam hingga tujuh lagu baik lagu Indonesia maupun China, yang akrab di telinga masyarakat masing-masing kedua negara, seperti `Ayo Mama` dari Indonesia atau `Yue Liang Dai Biao Wo De Xin` lagu dari China," katanya.
Taufik menambahkan, "Kami juga akan membawakan lagu yang agak sulit seperti lagu dari Queen. Kami ingin menunjukkan bahwa alat musik angklung mampu memainkan aransemen musik yang agak rumit,".
Sumber :
http://aryapramudya-gunadarma.blogspot.com/2012/03/hubungan-antara-manusia-dengan.html
http://radenanindyo.blogspot.com/2012/10/hubungan-manusia-dgn-kebudayaan.html
http://nasional.kompas.com/read/2013/03/22/09595895/konser.kolosal.angklung.digelar.di.beijing--oase
"Diplomasi itu aspeknya banyak, ada antarpemerintah, antarpelaku bisnis, dan antarmasyarakat. Diplomasi antarmasyarakat terdiri atas bidang budaya, olahraga dan ilmu pengetahuan. Konser kolosal angklung ini merupakan bentuk diplomasi budaya," katanya menjelaskan.
Bondan mengatakan gagasan untuk menggelar konser kolosal 10 ribu angklung telah dimulai sejak satu hingga dua tahun lalu.
"Konser akan digelar di lapangan terbuka, dan dimainkan oleh 10 ribu orang yang sebagian besar adalah pelajar, mahasiswa serta warga masyarakat China," ungkap Bondan.
Namun, ada pula yang berasal dari masyarakat keturunan Tionghoa dari Kalimantan, Surabaya sekitar 500 orang yang akan bergabung dalam konser kolosal 10 ribu angklung tersebut, lanjutnya.
Konser kolosal 10 ribu angklung juga akan dicatatkan pada Guiness Book of Records. "Sebelumnya telah ada konser kolosal 5.000 angklung yang digelar perwakilan Indonesia di Amerika Serikat pada 2011," kata Bondan.
Direktur Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat mengatakan konser kolosal 10 ribu angklung ini merupakan bentuk pelestarian alat musik bambu khas Indonesia yang telah tercatat sebagai salah satu warisan budaya dunia "The Intangible Heritages" UNESCO.
"Syarat untuk dapat bertahan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO adalah warisan budaya dimaksud harus terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan. Jika upaya itu tidak dapat kita lakukan terus menerus, angklung bisa dicabut statusnya sebagai warisan budaya dunia. Maka itu, kita terus berupaya agar angklung tetap terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan ," katanya.
Dalam konser kolosal angklung di Beijing Mei mendatang selain mengerahkan 10 ribu angklung, Saung Angklung Udjo juga mengirimkan 40 orang untuk ikut terlibat.
"Selama konser kolosal angklung itu, akan dilantunkan enam hingga tujuh lagu baik lagu Indonesia maupun China, yang akrab di telinga masyarakat masing-masing kedua negara, seperti `Ayo Mama` dari Indonesia atau `Yue Liang Dai Biao Wo De Xin` lagu dari China," katanya.
Taufik menambahkan, "Kami juga akan membawakan lagu yang agak sulit seperti lagu dari Queen. Kami ingin menunjukkan bahwa alat musik angklung mampu memainkan aransemen musik yang agak rumit,".
Sumber :
http://aryapramudya-gunadarma.blogspot.com/2012/03/hubungan-antara-manusia-dengan.html
http://radenanindyo.blogspot.com/2012/10/hubungan-manusia-dgn-kebudayaan.html
http://nasional.kompas.com/read/2013/03/22/09595895/konser.kolosal.angklung.digelar.di.beijing--oase
Langganan:
Komentar (Atom)