Ilmu Alamiah Dasar merupakan serangkaian tiga kata, yaitu Ilmu yang artinya bagian
dari ilmu pengetahuan manusia, Alamiah yang artinya terjadi dengan sendirinya dan Dasar artinya
permulaan suatu bentuk. Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman,Inggris,dan
Amerika). Yang mana istilah ini masuk ke Indonesia pada zaman yang berbeda-beda.
dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi dalam manusia. Ilmu alamiah atau
biasa disebut dengan ilmu pengetahuan (natural science) merupakan pengetahuan yang
mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta termasuk dimuka bumi ini, sehingga
terbentuk konsep dan prinsip.
Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prisip-
prinsip dasar yang esensial saja. Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar meliputi penciptaan
manusia yang telah diberikan akal untuk berfikir, lahirnya ilmu alamiah, keterbatasan ilmu
alamiah, pembagian ilmu pengetahuan dsb.
Kesimpula
Dalam sejarah peradaban
manusia mulai dari tingkat primitif sampai modern, manusia juga
mengalami perkembangan. Perkembangan itu berawal dan menuju suatu bentuk
atau pola kebiasaan yang lebih manusiawi. Bila dahulu manusia tidak
berpakaian, pada zaman ini manusia sudah menggunakan pelbagai jenis
pakaian. Bila dahulu manusia percaya pada kisah-kisah mitos, sekarang
manusia percaya pada pikirannya. Manusia semakin berkembang dalam
kebudayaannya sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
n Ilmu Alamiah Dasar dari beberapa tokoh;Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Sumber : http://dokumen.tips/documents/pengertian-ilmu-alamiah-dasar.htmlAbdulah Aly dan Eny Rahma "Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi”.
https://intanayuda8.wordpress.com/2013/04/05/ilmu-alamiah-dasar-html/
2. Alam Pikiran Manusia
Dalam sejarah peradaban
manusia mulai dari tingkat primitif sampai modern, manusia juga
mengalami perkembangan. Perkembangan itu berawal dan menuju suatu bentuk
atau pola kebiasaan yang lebih manusiawi. Bila dahulu manusia tidak
berpakaian, pada zaman ini manusia sudah menggunakan pelbagai jenis
pakaian. Bila dahulu manusia percaya pada kisah-kisah mitos, sekarang
manusia percaya pada pikirannya. Manusia semakin berkembang dalam
kebudayaannya sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Dalam sejarah peradaban
manusia mulai dari tingkat primitif sampai modern, manusia juga
mengalami perkembangan. Perkembangan itu berawal dan menuju suatu bentuk
atau pola kebiasaan yang lebih manusiawi. Bila dahulu manusia tidak
berpakaian, pada zaman ini manusia sudah menggunakan pelbagai jenis
pakaian. Bila dahulu manusia percaya pada kisah-kisah mitos, sekarang
manusia percaya pada pikirannya. Manusia semakin berkembang dalam
kebudayaannya sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Dalam sejarah peradaban
manusia mulai dari tingkat primitif sampai modern, manusia juga
mengalami perkembangan. Perkembangan itu berawal dan menuju suatu bentuk
atau pola kebiasaan yang lebih manusiawi. Bila dahulu manusia tidak
berpakaian, pada zaman ini manusia sudah menggunakan pelbagai jenis
pakaian. Bila dahulu manusia percaya pada kisah-kisah mitos, sekarang
manusia percaya pada pikirannya. Manusia semakin berkembang dalam
kebudayaannya sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sentosarnando/alam-pikiran-manusia_560f63604ff9fd2e05eb86e1
Pada ada dasarnya yang membedakan manusia dengan makhluk cipaan Tuhan
lainnya yaitu karena manusia memiliki akal (pikiran). Dengan pikiran
manusia bisa mengendalikan semua apa yang hendak ia lakukan atau tidak
ingin ia lakukan. Maka dari itulah manusia dikatakan makhluk yang
sempurna. Dengan diberikannya sebuah pikiran oleh Tuhan kepada manusia,
maka seharusnya manusia bisa memelihara dan mengembangkannya supaya
dapat bermanfaat bagi dirinya dan makhluk lainnya serta dapat menjadi
alat untuk mengolah dunia.
Pikiran merupakan faktor pembentuk kepribadian manusia, sehingga saat
pikiran manusia rusak maka hidupnya pun akan rusak. Karena yang
berpengaruh paling dominan dalam manusia adalah pikirannya. Maka dari
itu kita harus mengontrol perkembangan pikiran kita dan bagaimana
pikiran tersebut dapat berkembang. Sehingga saat kita dapat mengontrol
pikiran maka kita pun dapat mengontrol perkembangan kepribadian kita
supaya menjadi pribadi yang baik.
Pikiran manusia berkembang secara alamiah sejalan dengan bertambahnya
usia dan perkembangan mental. Perkembangan alam pikiran manusia
digambarkan dengan proses psikososial dan proses psikoseksual. Dengan
bertambahnya usia maka rasa ingin tahu manusia akan muncul dan itulah
yang menyebabkan perkembangan alam pikiran manusia. Saat rasa ingin tahu
muncul, maka memaksa rasio untuk mencari tahu akan sebuah kebenaran
dengan cara berfikir dan tanpa disadari pikiran tersebut sedang
berkembang dan memiliki banyak pengetahuan.
Semakin luas lingkungan sosial yang dijalani maka rasa ingin tahu yang
muncul akan semakin banyak. Otomatis pikiran manusia pun akan semakin
berkembang karena rasio berusaha mencari tahu kebenaran yang ingin
diketahui. Jadi perkembangan alam pikiran manusia dapat berkembang
sejalan dengan bertambahnya usia, meluasnya lingkup sosial, dan
bertambahnya pengetahuan.
Sumber : https://lydialupita.wordpress.com/2013/03/24/bagaimana-alam-pikiran-manusia-berkembang/
3. Bagaimana Manusia Memuaskan Keingintahuannya
Ilmu pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan cirri
khas manusia. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di
alam sekitarnya, bulan, bintang, dan matahari, bahkan ingin tahu tentang
dirinya sendiri (antroposentris).
Dengan pertolongan akal budinya manusia menemukan berbagai cara untuk
melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan yang merugikan. Tetapi
adanya akal budi itu juga menimbulkan rasa ingin tahu yang selalu
berkembang. Rasa ingin tahu itu tidak pernah dapat dipuaskan. Kalau salah satu soal
dapat dipecahkan maka timbul soal lain yang menunggu penyelesaian. Akal
budi manusia tidak pernah puas dengan pengetahuan yang dimilikinya.
Rasa ingin tahu mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang
bertujuan untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan yang muncul
dalam pikirannya. Pada dasarnya menurut pribadi saya sendiri, manusia itu ga akan pernah merasa puas atas yang ia miliki, selalu ingin mempunyai yang lebih.
Sumber : https://rizkacil.wordpress.com/2012/04/12/ilmu-alamiah-dasar/
4. Mitos
Mitos atau mite adalah cerita Prosa Rakyat
yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran
tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap
benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam
pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual.
Contoh: Bermain ke pantai yaitu hal yang mengasyikkan. Tetapi ada suatu mitos
yang diakui beberapa orang yaitu janganlah kenakan pakaian berwarna
hijau ke pantai lantaran kelak anda bakalan ditarik oleh 'penguasa Laut
Selatan', Nyi Roro Kidul. Apakah itu benar?
Hmm, sejatinya, dari terlalu jauh air laut selatan pulau Jawa itu mempunyai warna yang biru kehijauan. Hingga bila ada orang yang terbenam dengan pakaian berwarna hijau, jadi tim penyelamat bakal susah temukan hingga bisa-bisa jasadnya baru diketemukan sekian hari lalu. Nah lho, apakah anda yakin dengan mitos ini?
Hmm, sejatinya, dari terlalu jauh air laut selatan pulau Jawa itu mempunyai warna yang biru kehijauan. Hingga bila ada orang yang terbenam dengan pakaian berwarna hijau, jadi tim penyelamat bakal susah temukan hingga bisa-bisa jasadnya baru diketemukan sekian hari lalu. Nah lho, apakah anda yakin dengan mitos ini?
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Mitos
http://tempatbacabaca.blogspot.co.id/2015/01/7-mitos-paling-aneh-di-indonesia.html
5. Legenda
Legenda adalah cerita
prosa rakyat yang mirip dengan mite, yaitu dianggap benar-benar terjadi
tetapi tidak dianggap suci dan oleh yang empu- nya cerita sebagai suatu
yang benar-benar terjadi dan juga telah dibumbui dengan keajaiban,
kesaktian, dan keistimewaan tokohnya. Berbeda dengan mite, legenda
ditokohi oleh manusia, ada kalanya mempunyai sifat-sifat luar biasa dan
sering kali juga dihubungkan dengan makhluk ajaib. Peristiwanya bersifat
sekuler (keduniawian), dan sering dipandang sebagai sejarah kolektif.
Oleh karena itu, legenda seringkali dipandang sebagai ”sejarah”
kolektif (folkstory). Walaupun demikian, karena tidak tertulis maka
kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga seringkali jauh
berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak
dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah maka legenda
harus bersih dari unsur-unsur yang mengandung sifat-sifat folklor.
Contoh :
Terbentuknya pulau nusa Kambangan
Selama ini pulau nusa kambangan dikenal angker karena ada sebuah
penjara untuk narapidana kelas kakap. Menurut legenda, pulau yang
disebut alcatraznya Indonesia ini menyimpan legenda yang menarik.
Cerita bermula dari seorang raja yang bernama prabu aji pangoso yang
disegani rakyatnya. Namun kesaktiannya tersaingi oleh petapa bernama
resikano . mendengar hal itu prabu aji berniat untuk menyingkirkan
resikano. Mendengar rencana itu resikano lari meninggalkan kerajaan dan
bersembunyi di sebuah pulau sambil bersemedi. Namun ia tetap tewas oleh
prabu aji. Setelah membunuh resikano, prabu aji dikejutkan oleh suara
gemuruh yang memanggil sang raja. Bersamaan dengan itu jasad resikano
menghilang dan berganti dengan seekor naga. Prabu aji pun melontarkan
panahnya dan mengenai jantung sang naga. Tubuh naga hilang berganti
dengan wanita cantik. Wanita ini ternyata bernama dewi wasowati, sang
wanita kemudian berterima kasih pada prabu aji karena telah membebaskan
dirinya. Sebagai ganti balas budinya dewi wasowati memberi seuntai bunga
wijaya kusuma yang konon bisa menurunkan raja raja yang berkuasa di
tanah jawa. Pulau itupun dinamakan pulau nusakambangan yang artinya
pulau yang ditumbuhi bunga bunga liar.
Sumber:
http://www.sentra-edukasi.com/2011/06/pengertian-ciri-ciri-dan-jenis-jenis.html#.WMQz1jVMTfY
Sumber:
http://www.sentra-edukasi.com/2011/06/pengertian-ciri-ciri-dan-jenis-jenis.html#.WMQz1jVMTfY
http://www.asliindonesia.net/2015/04/7-legenda-terbentuknya-pulau-pulau-di.html
6. Cerita Rakyat
Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang
dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa
yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya
dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Pada umumnya, cerita
rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal
muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat
umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa.
Contoh : Danau Toba

Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja.
Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading
dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk
memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat
tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan
hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung
menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut
langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan,
petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari
ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak
bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat
senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik
sekali.
Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu
sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara.
“Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu.
Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam
air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah
terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita
yang sangat cantik.
“Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan.
“Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku
adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”,
jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan
itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata
wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami
istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak
boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji
itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.
Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya kebahagiaan Petani dan
istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi
laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat,
tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut
selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah
makanan dilahapnya tanpa sisa.
Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk
mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang
bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang
seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di
sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus
dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke
rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang
tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!,
teriak petani itu.
Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya.
“Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si
anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. "Anak
tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!," umpat si Petani
tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya.
Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak
dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan
kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat
tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya
membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau
Toba.
Sumber : https://mynameis8.wordpress.com/2013/08/01/pengertian-dan-ciri-ciri-cerita-rakyat/
http://www.lokerseni.web.id/2012/01/cerita-rakyat-danau-toba.html



